Jumat, 24 Februari 2012

Kontingen Garuda Indonesia

Sampai sekarang ini Indonesia telah mengirimkan kontingen Garudanya sampai dengan kontingen Garuda yang ke Dua Puluh Tiga (XX111),
Secara garis besar Kontingen Garuda yang telah dikirim keluar negeri secara berturut – turut adalah :

Kontingen Garuda 1 
Bertugas di Mesir, yang dikirim pada Bulan November 1956, dengan tugas mengamankan dan mengawasi genjatan senjata di Mesir. 

Kontingen Garuda 2
Dikirim pada bulan September 1960 yang bertugas di Kongo. Tugas ini diembannya sampai bulan Mei 1961.

Kontingen Garuda 3
Dikirim ke Kongo pada bulan Desember 1963 sampai Agustus 1964.

Kontingen Garuda 4, Kontingen Garuda 5, dan Kontingen Garuda 7
Dikirim keVietnam dan bertugas mulai bulan Januari 1974.

Kontingen Garuda 6
Dikirim ke Sinai, Mesir. Bertugas dari bulan Agustus 1973 sampai April 1974.


Kontingen Garuda 8
Dikirim ke Sinai, Mesir. Pada bulan September 1974.


Kontingen Garuda 9

Dikirm ke Irak – Iran, pada bulan Agustus 1988 sampai bulan November 1990.

Kontingen Garuda 10
Dikirim ke Namibia, pada bulan Juni 1989 sampai Maret 1990.


Kontingen Garuda 11

Dikirim keperbatasan Irak – Kuwait, Pada bulan April 1991 sampai November 1991.


Kontingen Garuda 12

Dikirim ke Kamboja, pada bulan Oktober 1991 sampai Mei 1993.


Kontingen Garuda 13

Dikirim ke Somalia, pada Bulan Juli 1992 sampai April 1993.

Kontingen Garuda 14
Dikirim ke Bosnia Herzegovina, bulan November 1993 sampai November 1995.

Kontingen Garuda 15
Dikirim ke Georgia, bulan Oktober 1994 sampai November 1995

Kontingen Garuda 16
Dikirim ke Mozambik, tahun 1994.

Kontingen Garuda 17
Dikirim ke Philipina, Oktober 1994 sampai November 1994.

Kontingen Garuda 18
Dikirim ke Tajikistan, November 1997.

Kontingen Garuda 19, yang terdiri atas 19–1, 19–2, 19–3 dan 19–4
Bertugas di Siera Leone, mulai 1999 sampai 2002.

Kontingen Garuda 20
Bertugas di Republik Demokratik Kongo, tahun 2005.

Kontingen Garuda 21 – 23
Bertugas di Lebanon, 2006 – sampai sekarang.


Selasa, 21 Februari 2012

Akibat Dan Dampak Perang Dunia 2

Perang Dunia yang berlangsung antara tahun 1939 - 1945 menimbulkan akibat yang besar di bidang Politik, Ekonomi, Sosial dan Kerohanian bagi Negara - Negara di Dunia. diantaranya :

1. Bidang Politik
Akibat yang muncul di bidang Politik setelah Perang Dunia ke 2 berakhir seperti berikut :

Amerika Serikat (U.S.A) dan Rusia (Uni Soviet) sebagai pemenang dalam Perang Dunia ke 2, tumbuh menjadi Negara Raksasa (Adikuasa).
Terjadinya perebutan pengaruh antara Amerika Serikat (Blok Barat) dan UniSoviet (Blok Timur) yang menimbulkan Perang Dingin.Jika keduanya berimbang terjadi keseimbangan kekuatan (Balance of Power Policy), walaupun perdamaian diliputi ketakutan.
Nasionalisme di Asia berkobar dan timbul negara merdeka seperti Indonesia  (17 Agustus 1945 ), Filipina (4 July 1946), India dan Pakistan Dominion (15 Agustus 1947) dan India merdeka Penuh (26 Januari 1950), Burma (4 Januari 1948)dan Ceylon Dominion (4 Februari 1948).
Munculnya Politik mencari kawan atau aliansi yang di bentuk berdasarkan kepentingan keamanan bersama, misalnya NATO (North Atlantic Trinity Organization), SEATO (South East Asia Treaty Organization), dan METO (Middle East Treaty Organization)

Munculnya Politik memecah belah Negara, misalnya :
  1. Jerman dibagi menjadi dua Negara yaitu, Jerman Barat (Di kuasai Amerika Serikat dan Sekutunya) dan Jerman Timur (di kuasai oleh Uni Soviet). 
  2. Korea di bagi menjadi dua Negara, yaitu Korea Selatan dan Korea Utara.
  3. Indo - Cina di bagi menjadi tiga negara yaitu, Laos, Kamboja, dan Indo-Cina 
  4. India di bagi menjadi dua Negara yaitu, India dan Pakistan. 
2. Bidang Ekonomi

Perang Dunia 2 menghancurkan perekonomian negara - negara di dunia kecuali Amerika Serikat. Amerika Serikat menjadi pusat kekayaan dan kreditur dari seluruh Dunia.
Untuk menanamkan pengaruhnya di Negara - Negara Eropa dan yang lain, Amerika Serikat melaksanakan program. Misalnya Truman Doctrine (1947), Marshall Plan (1947), Point Truman dan Colombo Plan. Program - program ini merupakan usaha untuk membendung berkembangnya Komunisme.

3. Bidang Sosial

Untuk membantu penduduk yang menderita akibat korban  dari Perang Dunia ke 2 PBB membentuk URRA (United Nations Rehabilitation Administration). Tugas URRA di antaranya sebagai berikut :
  1. Memberi makan kepada orang - orang yang terlantar .
  2. Mendirikan Rumah Sakit.
  3. Mengurus pengungsi dan menyatukan dengan keluarganya.
  4. Mengerjakan kembali tanah yang rusak.
4. Bidang Kerohanian

Penderitaan yang ditimbulkan akibat dari Perang Dunia ke 2 menyadarkan manusia akan akibat buruk nya Perang. Penduduk Dunia menyadari perlunya lembaga yang dapat menjaga perdamaian Dunia setelah Liga Bangsa - Bangsa  (LBB) dibubarkan. Pada tanggal 24 Oktober 1945 didirikan Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB) atau United Nations Organization (UNO). Lembaga ini diharapkan dapat menjaga Perdamaian Dunia.